Belajar Profesional dalam usaha

Written By Dewi Arjaya on Tuesday, September 16, 2014 | 4:46 AM

Dari uang yang kecil akan menjadi besar serta berlimpah apabila kita selalu menelateni apa yang sedang kita jalani, bentuk usaha sekecil apapun itu semua dapat meningkat dengan cara sabar dan ketekunan untuk memperoleh hasil lebih baik dari hasil sekarang, seseorang dapat dibilang profesional menurut orang lain, namun menurut dirinya sendiri seseorang tersebut akan selalu kekurangan dalam apa yang orang katakan walaupun dalam sikapnya seolah-olah profesinal seperti kacamata orang menilainya, keyakinan ini sudah menjadi pemikiran secara pokok dan ada dalam diri manusia.

Suatu perumpamaan dalam mengelolah hasil usaha kita misalnya berdagang warung kopi pinggir jalan, mungkin yang memangdang seoang direktur perusahaan  dilihat sangat kecil tetapi secara konsumsi kebutuhan keduanya berbeda antara pedagang warung kopi pinggir jalan dengan direktur tersebut, hal ini menjadi kewajaran dalam sikap hidup sesuai dengan intelektualitas dan pola hidup masing-masing, hal ini juga menjadi warna dunia, yang tidak satu warna dan sangat banyak ragamnya.

Dengan perumpamaan diatas sama dengan kita memiliki berbagai macam kesempatan untuk mencari warna lain buakan hanya warna A (pedagang kopi) dan Warna B (direktur perusahaan)  saja, kita bisa memilih warna yang lain sesuai kemampuian dan kenbisaan kita kita miliki untuk meraih itu, namun secara garis besar kesamaan tetap ada dalam merainya seperti halnya dalam memenejment kepribadian, contohnya sikap sabar, tekun, ulet, bersyukur, dan sebaginya, semuanya harus ditempuh walaupun kita dalam warna yang berbeda, karena pada prinshipnya manusia diciptakan adalah sama tetapi nasib yang berbeda (dalam pepatah). Bisa diambil kesimpulan bahua semua berlaku pada diri kita yentang apa yang harus kita lakukan dalam memilih warna tersebut.

Menjadi sosok profesional seperti orang katakan bukan hal yang sepeleh tetapi butuh keterampilan bakat serta keseriusan yang terkonsepsi di alam yang dipijaknya, tidak sepenggal untuk menjalani semua tuntas dilakukan, dari berbagai pelajaran itulah kita bisa mulai berfikir untuk usaha, serta bersyukur dengan apa yang kita miliki.

0 komentar:

Post a Comment